Sabtu, 02 Januari 2010

kekuatan china

"Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China" demikian bunyi salah satu hadits.
Meskipun gw nggak begitu tahu riwayat haditsnya apakah shahih atau dhaif - kata salah satu temen yang berjenggot itu kurang shahih.

Meski demikian tampaknya China memang harus diakui sebagai bangsa yang sungguh luar biasa.
Dari budaya, politik, ekonomi, teknologi, semuanya bisa selaras berkembang secara konsisten.

Sampai-sampai dari jaman Bill Clinton, Amerika Serikat menempatkan China sebagai "most favourable nation".
Sebagai partner Amerika yang sangat strategis.
Sebagai kekuatan penyeimbang, setelah runtuhnya Uni Soviet.

Meski politiknya menganut paham komunis - yang mana telah gagal dipraktekan sebagian besar negara di belahan eroa timur termasuk Russia - , tapi politikus China sedemikian cerdasnya merevolusi paham mereka supaya bisa beradaptasi dengan budaya kapitalis yang demikian mengglobal di dunia saat ini.

Hasilnya, China merupakan pesaing yang tangguh bagi negara2 maju, baik dari sisi perekonomian maupun politik.

Bayangkan, betapa besar populasi bangsa China di dunia ini, baik yang tinggal di negaranya sendiri maupun yang hidup di negara lain.
Berapa banyak Chinatown didirikan oleh perantau-perantau China.

Sedemikian luarbiasanya kekuatan China, sampai-sampai Amerika ketakutan bila cadangan emasnya dikonversi ke mata uang selain US Dollar (euro misalnya). Bisa dipastikan bila ini terjadi maka Amerika akan kolaps, karena tidak sanggup untuk membayar cadangan emas China.

Balik lagi ke perkembangan budaya dan teknologi, China sangat paham akan kemampuannya.
Mereka mampu memanfaatkan kekuatannya sebagai negara dengan populasi terbesar di dunia untuk bisa unggul dalam pencapaian budaya dan teknologi.

Industri film contohnya.
Hanya ada 3 negara dengan industri film yang kuat saat ini, Amerika dengan Hollywood-nya, India dengan Bollywood-nya, dan China dengan Hongkong-nya.
Tapi kalo kita cermati, Hongkong lebih sukses bersaing dengan Hollywood dibanding Bollywood -yang selalu menampilkan cerita klise antar kaya miskin, baik jahat, dan tak lupa diselingi tari perutnya .

Dari sisi teknologi, hanya China yang mampu meniru semua perangkat elektronik buatan Amerika, Eropa, Jepang dan Korea, untuk kemudian dipadukan sekaligus dipasarkan dengan harga yang sangat jauh lebih murah. Luar biasa.

Kecepatan mereka meniru patut dikagumi - meski ini salah .
Jepang pun awalnya berangkat sebagai bangsa peniru, tapi siapa yang bisa mendebat bahwa mobil2 buatan jepang unggul dalam banyak hal dibanding bikinan negara lain manapun.

Kuncinya adalah mental.
Bangsa China terkenal sebagai bangsa dengan mental yang keras, pantang menyerah, dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan.
Sampai ada tetangga gw yang menarik kesimpulanbahwa kunci kesuksesan China adalah 3T : Tonton, Tiru, Tambahi.

Ya, contoh sederhananya adalah gw baru beli hp China, dengan harga 1/3 buatan Kanada (baca:Amerika) maupun Finlandia (baca: Eropa), dengan fitur yang sedikit berbeda, dan dalam waktu yang tidak berapa lama dari produk "asli" nya (less than 6 months).

Siapa yang bisa melakukan hal yang sama?

BELUM ADA!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar